Standar Gizi dan Transparansi Terjaga, SPPG Wongkaditi Barat Diapresiasi Aktivis Kesehatan

Ketua Forum Gerakan Aliansi Kesehatan Provinsi Gorontalo, Majid Mustaki memberikan apresiasi kepada SPPG Wongkaditi Barat atas komitmen dan konsistensinya dalam mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan. Pengelolaan yang dinilai tertib, higienis, serta memperhatikan standar gizi menjadi poin utama penilaian positif dari kalangan aktivis kesehatan.

Dalam keterangannya, Majid Mustaki menegaskan bahwa pelaksanaan MBG di SPPG Wongkaditi Barat menunjukkan keseriusan dalam memastikan kualitas makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi kepada penerima manfaat. Terlebih di bulan Ramadhan, penyesuaian menu dinilai tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi tanpa mengabaikan aspek keamanan pangan.

“Sebagai aktivis kesehatan, kami melihat apa yang dilakukan SPPG Wongkaditi Barat patut diapresiasi. Standar kebersihan dapur terjaga, menu disusun dengan komposisi gizi seimbang, dan pengawasan internal berjalan dengan baik. Ini penting agar program MBG benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan yang profesional akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap program MBG. Apalagi, di tengah berbagai sorotan terkait standar gizi dan tata kelola di sejumlah daerah, praktik baik yang ditunjukkan SPPG Wongkaditi Barat dapat menjadi referensi.

Lebih lanjut, Forum Gerakan Aliansi Kesehatan Provinsi Gorontalo mendorong agar SPPG lainnya menjadikan pola kerja SPPG Wongkaditi Barat sebagai contoh, khususnya dalam menjaga kualitas makanan dan transparansi pengelolaan anggaran. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurnya makanan, tetapi juga dari mutu, keamanan, serta keberlanjutan sistem pengawasan.

“Harapan kami, praktik baik ini bisa direplikasi. Program MBG adalah upaya besar untuk mendukung kesehatan generasi muda, sehingga pengelolaannya harus benar-benar serius dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Dengan apresiasi tersebut, diharapkan sinergi antara pengelola program, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat terus terjalin demi memastikan program MBG berjalan sesuai standar kesehatan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo, khususnya di momentum Ramadhan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *