Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo berkolaborasi dengan Subdit IV Kamneg dari Polda Gorontalo menggelar kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada para pelajar di SMP Negeri 1 Kwandang. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar ±100 peserta yang terdiri dari para guru serta siswa(i) sekolah tersebut.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme) yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam pemaparannya, tim dari Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi dan media sosial saat ini membuka ruang yang cukup luas bagi penyebaran berbagai ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan. Oleh karena itu, para pelajar diharapkan mampu membentengi diri dengan pemahaman yang kuat tentang nasionalisme, toleransi, serta semangat persatuan.
Selain itu, Subdit IV Kamneg Polda Gorontalo juga memberikan edukasi kepada para peserta mengenai ciri-ciri paham radikal yang kerap menyasar kalangan remaja. Para siswa diingatkan agar lebih selektif dalam menerima informasi, tidak mudah terpengaruh oleh propaganda yang mengandung unsur kebencian, serta selalu mengedepankan sikap saling menghormati di tengah keberagaman.
Kegiatan ini berlangsung secara interaktif, di mana para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Beberapa siswa juga turut mengajukan pertanyaan terkait cara mengenali dan menghindari pengaruh paham radikal di lingkungan pergaulan maupun di media sosial.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi generasi yang memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta berperan aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang cinta tanah air dan memiliki daya tangkal terhadap paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.







