Nahrul Hayat, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNG Tahun 2025, menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Kapolri yang menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah koordinasi langsung Presiden Republik Indonesia.
Menurut Nahrul, posisi Polri di bawah Presiden merupakan amanat konstitusi dan bagian penting dari sistem ketatanegaraan Indonesia. Hal tersebut dinilai krusial untuk menjaga stabilitas nasional, efektivitas penegakan hukum, serta memastikan Polri tetap bekerja dalam koridor kepentingan negara dan rakyat.
“Pernyataan Kapolri adalah penegasan konstitusional. Polri berada langsung di bawah Presiden agar fungsi keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan publik berjalan terintegrasi dan tidak terjebak dalam tarik-menarik kepentingan politik praktis,” tegas Nahrul Hayat.
Ia menilai, di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks—mulai dari ancaman disintegrasi, radikalisme, kejahatan siber, hingga konflik sosial—Polri dituntut untuk tetap solid, profesional, dan presisi. Koordinasi langsung dengan Presiden, kata dia, justru memperkuat prinsip Polri yang Presisi: prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
Sebagai representasi mahasiswa, Nahrul juga mengajak seluruh elemen generasi muda untuk bersikap objektif dan rasional dalam menyikapi isu-isu kelembagaan negara. Ia menegaskan bahwa kritik terhadap institusi negara harus tetap berdiri di atas dasar konstitusi dan kepentingan nasional, bukan sekadar opini yang menyesatkan ruang publik.
“Mahasiswa harus menjadi penyeimbang, bukan provokator. Mendukung Polri yang profesional dan berada di jalur konstitusi adalah bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai agen perubahan,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Nahrul Hayat menegaskan bahwa BEM UNG akan terus mendorong penguatan nilai demokrasi, supremasi hukum, dan stabilitas nasional, sekaligus tetap kritis terhadap kinerja aparat penegak hukum demi terwujudnya Indonesia yang adil, aman, dan bermartabat.






