Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (BEM PTMA) Indonesia menggelar kegiatan Dialog Kebangsaan dengan mengangkat tema “Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis Dalam Meningkatkan Kualitas Generasi Bangsa.” Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis yang melibatkan mahasiswa, akademisi, serta pegiat kesehatan dalam membahas pentingnya program pemenuhan gizi bagi generasi muda Indonesia.
Dialog kebangsaan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman publik mengenai urgensi pemenuhan gizi yang seimbang bagi anak-anak dan pelajar sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan. Program makan bergizi gratis dinilai sebagai salah satu langkah konkret dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Sekretaris Jenderal BEM PTMA Indonesia, Farel Novriyanto W. Kahar, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa program makan bergizi gratis merupakan kebijakan strategis yang perlu mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.
“Program makan bergizi gratis merupakan langkah penting dalam memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk menunjang tumbuh kembang mereka. Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal, mendukung, serta memastikan program ini berjalan secara optimal dan tepat sasaran demi terciptanya generasi bangsa yang sehat dan berkualitas,” ujar Farel.
Ia juga menegaskan bahwa penguatan kualitas generasi bangsa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dunia pendidikan, organisasi kemahasiswaan, dan masyarakat luas.
Melalui dialog kebangsaan ini, BEM PTMA Indonesia berharap muncul berbagai gagasan konstruktif yang dapat menjadi kontribusi pemikiran bagi penguatan implementasi program makan bergizi gratis di Indonesia, khususnya dalam memastikan pemerataan akses gizi bagi pelajar.
Sebagai penutup kegiatan, BEM PTMA Indonesia di Gorontalo menyampaikan pernyataan sikap bahwa mereka siap mengawal pelaksanaan program makan bergizi gratis sebagai bagian dari upaya bersama dalam merawat bangsa serta meningkatkan kualitas generasi Indonesia.
Komitmen tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul di masa depan.







