Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Anti Teror Polri bersama personel Subdit IV Kamneg Dit Intelkam Polda Gorontalo melaksanakan audiensi dengan Wakil Gubernur Gorontalo, didampingi Kepala Badan Kesbangpol serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo.
Pertemuan yang berlangsung di Lt. 2, ruang kerja Wakil Gubernur Gorontalo tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam mencegah penyebaran paham intoleran dan radikalisme di lingkungan pendidikan, khususnya pada jenjang SMA/SMK se-Provinsi Gorontalo.
Dalam audiensi tersebut, Tim Cegah memaparkan pentingnya deteksi dini terhadap potensi penyebaran ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan, serta perlunya penguatan moderasi beragama, wawasan kebangsaan, dan literasi digital di kalangan pelajar. Kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter.
Pihak Pemerintah Provinsi Gorontalo menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmennya untuk bersinergi dalam bentuk sosialisasi, pembinaan, serta penguatan peran guru dan tenaga kependidikan sebagai garda terdepan dalam menjaga generasi muda dari pengaruh paham yang menyimpang.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun sistem pencegahan yang terstruktur dan terkoordinasi, guna memastikan lingkungan pendidikan di Gorontalo tetap kondusif, toleran, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta NKRI.







