“Borok Lama” Terungkap, Forum Gerakan Aliansi Kesehatan Desak Bongkar Mafia Obat di RSUD Aloe Saboe dan Otanaha

Forum Gerakan Aliansi Kesehatan Provinsi Gorontalo kembali melancarkan kritik tajam terhadap dugaan praktik sindikat mafia obat kadaluarsa di RSUD Aloe Saboe dan RSUD Otanaha yang diduga melibatkan oknum ASN.

Ketua Forum Gerakan Aliansi Kesehatan Gorontalo, Majid Mustaki, menyebut praktik tersebut sebagai “borok lama” yang selama ini dibiarkan dan diduga berlangsung bertahun-tahun tanpa penindakan serius.

“Ini bukan kasus baru, ini penyakit lama yang dipelihara. Kalau benar sudah bertahun-tahun terjadi, berarti ada pembiaran yang sistematis. Ini bukan lagi kelalaian, ini kejahatan yang dibiarkan hidup,” tegas Majid dengan nada keras.

Ia bahkan menyinggung lemahnya pengawasan internal yang dinilai gagal total.

“Pertanyaannya, selama ini pengawasannya ke mana? Jangan-jangan ada yang tahu tapi memilih diam. Ini yang harus dibongkar,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Majid secara terbuka “menantang” para Wakil Direktur (Wadir) yang baru saja dilantik oleh Wali Kota Gorontalo untuk segera menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat, bukan kepada oknum.

“Kami ingatkan Wadir yang baru dilantik, ini bukan jabatan untuk diam dan aman-aman saja. Ini ujian keberanian. Kalau tidak berani bertindak, lebih baik mundur,” tegasnya.

Ia mendesak agar para Wadir segera mengambil langkah konkret, mulai dari penonaktifan oknum yang diduga terlibat hingga membuka seluruh data pengelolaan obat ke publik.

“Jangan tunggu perintah. Ambil sikap! Copot oknum yang terlibat, bongkar sistemnya, dan buka semuanya ke publik. Kalau masih ragu, berarti ada yang disembunyikan,” tambahnya.

Majid kembali menegaskan bahwa sikap tegas Forum Gerakan Aliansi Kesehatan merupakan bentuk dukungan nyata kepada Wali Kota Gorontalo untuk melakukan reformasi di sektor kesehatan secara menyeluruh.

Sebagai penutup, Forum Gerakan Aliansi Kesehatan memastikan tidak akan tinggal diam dan siap turun ke jalan jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *