Mahasiswa KKD UMGO Kembangkan UMKM Keripik Tempe dan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai di Desa Panca Karsa II

Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo terus menunjukkan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat desa. Melalui program kerja yang inovatif, mahasiswa KKD UMGO di Desa Panca Karsa II berhasil mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) keripik tempe sekaligus mengolah sampah gelas plastik menjadi produk bernilai ekonomis.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya memberikan pelatihan produksi keripik tempe yang higienis dan memiliki nilai jual tinggi, tetapi juga mendampingi masyarakat mulai dari proses pengemasan hingga strategi pemasaran.

Selain itu, mahasiswa KKD juga menghadirkan inovasi dalam pengolahan limbah gelas plastik menjadi berbagai produk kreatif. Dari hasil pengolahan tersebut, masyarakat bersama mahasiswa berhasil menghasilkan kerajinan berupa tas belanja ramah lingkungan, keranjang buah, serta piring serbaguna yang memiliki nilai estetika dan nilai jual.

Program ini disambut antusias oleh warga karena dinilai mampu mengurangi volume sampah sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan.

Kepala Desa Panca Karsa II, Budi Muliyono, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat mahasiswa dalam mengabdi kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan ekonomi warga desa.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Joice Macmud, menegaskan bahwa program KKD tidak hanya berfokus pada pengabdian semata, tetapi juga pada pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan. “Kami ingin mahasiswa hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Koordinator Desa, Fachriel A. Pomalingo, juga mengungkapkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat berjalan dengan baik. Ia berharap program ini dapat terus dilanjutkan meskipun masa KKD telah berakhir.

Dengan adanya program ini, mahasiswa KKD UMGO diharapkan mampu meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan, baik dalam peningkatan ekonomi melalui UMKM maupun dalam menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih produktif dan bernilai guna.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *